Pedoman Alat Masak Rusak dan Sepatutnya Diganti yang Baru

Panci Anti Lengket – Bagi orang Indonesia yang suka makanan yang digoreng, wajan menjadi alat masak yang semestinya dimiliki. Masalahnya, kau mungkin tak ngeh, seandainya terbukti wajanmu telah semestinya diganti sebab telah terdapat goresan di sana-sini. Apalagi ada yang menganut mengerti, wajan makin tua makin nikmat untuk masak. Meskipun, wajan yang telah lama berisiko membikin makanan pesat gosong. Wajan dapat rusak sebab umur ataupun sebab perawatan yang kurang pas. Ini 7 petunjuk wajan telah rusak dan semestinya diganti yang baru.

Ini tandanya wajan lama telah rusak dan semestinya ganti baru
Punya wajan baru bikin kau makin motivasi masak. Untuk itu, kenali dahulu kapan waktunya mengganti wajan yang lama dengan yang baru berikut ini.

Alat masak dari almunium dan besi cor umumnya dilapisi dengan enamel. Sebab berupa lapisan, enamel itu dapat terkupas atau terlepas sedikit demi sedikit. Seandainya cuma terkupas di komponen sisi, mungkin tak terlalu berakibat, selain bila kau menemukan komponen-komponen yang berkarat. Yang perlu dilihat ialah dikala kau menemukan komponen yang terkupas di komponen dasar penggorengan, sebab sutil pasti kerap menggoresnya. Jika itu yang terjadi, ini saatnya kau hunting wajan baru.

Penggorengan antilengket dapat tergores, seandainya kau menerapkan alat masak lain yang tajam, seperti garpu atau pisau, untuk membalik makanan yang sedang digoreng. Lapisan antilengket juga dapat terkupas, seandainya kau mencucinya dengan sabut cuci piring yang kasar. Dikala telah terkupas, lapisan hal yang demikian dapat tercampur dengan makanan dan masuk ke dalam tubuh kita. Kecuali itu, fungsi antilengketnya juga akan jauh berkurang atau malah tak berfungsi lagi.

Handle atau gagang penggorengan yang telah goyang hakekatnya masih dapat diperbaiki dengan metode mengencangkan sekrup. Seandainya telah berulang kali dikencangkan dan kembali goyang, kau perlu mulai berdaya upaya untuk mengganti dengan yang baru. Seandainya konsisten mengaplikasikannya, gagang itu mungkin saja lepas dikala kau memindahkan penggorengan. Bila ini benar-benar membahayakan, seandainya wajan masih panas dan berisi minyak panas.

Wajan yang bahannya tipis dapat penyok, bila kerap jatuh. Sebab penyok, wajan tak dapat ‘duduk’ di tungku kompor dalam posisi yang pas. Kesudahannya, makanan yang kau masak mungkin saja tak matang secara merata. Telah matang di satu sisi, masih mentah di sisi lain. Kalaupun kau mematangkan yang masih mentah, dapat-dapat yang telah matang malahan jadi gosong. Ketimbang berisiko menghidangkan makanan yang masih mentah, lebih bagus wajannya diganti saja, ya.

Padahal termasuk bahan yang paling baik untuk diwujudkan penggorengan, stainless steel malahan tak bebas dari persoalan. Sebab umur, stainless steel dapat aus atau tergores dengan dalam, sampai komponen tembaga atau material lain di bawahnya menonjol. Nah, seandainya kau hingga dapat mengamati komponen tembaga, ini artinya wajan telah semestinya disingkirkan.

Wajah orisinil penggorengan dapat berubah warna, umpamanya menghitam sebab pemanasan yang terus-menerus, atau dipenuhi noda makanan yang kerap dimasak. Itu petunjuk bahwa wajan kau semestinya diganti, sebab warna yang tak dapat sirna dapat memengaruhi rasa dan tampilan masakanmu.

Seandainya wajanmu dipenuhi karat, jangan buru-buru dibuang. Cobalah bersihkan dulu dengan bahan natural, seperti garam atau cuka. karat tidak juga sirna sedangkan telah digosok dengan keras, berarti telah saatnya kau membeli penggorengan baru. Karat yang bercampur dengan makanan dan masuk ke dalam tubuh dapat membahayakan bagi kesehatan.