Sistem Gampang dan Murah Merawat Rantai Motor

Sistem Gampang dan Murah Merawat Rantai Motor

Bagi Anda pengguna sepeda motor untuk sarana transportasi sehari-hari, pada dikala musim hujan, permasalahan yang berpotensi terjadi yakni rantai roda (drive chain) bermasalah. Kejadian rantai kendur, bising (khususnya bagi sepeda motor yang tak menerapkan tutup rantai), sampai pin kendur atau rusak sehingga lepas malah putus betul-betul mungkin terjadi. Jikalau hal itu terjadi, tidak hanya tarif yang semestinya Anda keluarkan melainkan juga kekuatan malah rasa jengkel sebab perjalanan Anda terganggu. “Sebab itulah memeriksa dan merawat rantai secara teratur ialah langkah antisipasi yang arif,”

Baca : Carburator cleaner

Caranya bahkan cukup gampang dan murah. Cuma, apa saja yang perlu dijalankan, kemungkinan dilema apa saja yang awam terjadi? Berikut kiatnya:

1. Setel rantai secara teratur

Penyetelan bukan sekedar mengencangkan atau mengendurkan rantai, melainkan juga memegang pengunci pin sambungan serta membersihkan kotoran atau debu yang merekat. Amat direkomendasikan untuk menjalankan penyetelan rantai ini tiap motor sudah berjalan 1.000 kilometer. “Tingkat ketegangan rantai sebaiknya di posisi 5 – 25 milimeter. Untuk mengenal ukuran itu ada di mal atau garis standar yang ada di penarik rantai di ujung bawah shockbreaker roda belakang,” jelas Topan.

Ukuran jarak atau tingkat kekencangan juga dapat dipandang dari stiker yang ada di tutup rantai roda. Adapun yang perlu dipandang pada keadaan pin yakni, memutuskan apakah pemasangannya telah benar atau sudah terjadi perubahan posisi. Melainkan itu betul-betul penting dijalankan sebab pin ialah sambungan sekalian pengunci sambungan rantai. Jikalau lepas, Anda akan repot dibuatnya. Posisi itu pesat berubah sebab pada dikala kecepatan tinggi pengendara menggilas lubang atau jalan bergelombang,. “Sehingga bobot rantai untuk menarik roda motor kian berat atau dikala motor mengangkut bobot berat,”.

2. Bersihkan kotoran

Tampa didasari – khususnya sepeda motor yang tak menerapkan tutup rantai – kotoran merekat di jeda-jeda rantai bagus debu, lumpur, atau serpihan lain yang merekat di pelumas rantai. Jikalau diperbolehkan, kotoran hal yang demikian menyebabkan rantai pesat kering, berkarat, dan pesat aus sebab getas. Oleh sebab itu betul-betul direkomendasikan untuk rajin membersihkan kotoran hal yang demikian. “Minimal tiga bulan sekali, syukur-syukur seandainya tiap bulan. Tiap membersihkan kotoran sebaiknya juga mengganti pelumas rantai,” rekomendasi Topan.

3. Atur kecermatan jarak antara tutup rantai dan rantai

Bagi sepeda motor yang menerapkan tutup rantai, bagus penuh ataupun separo terbuka, sebaiknya memutuskan jarak antara keduanya benar-benar ideal sehingga tak ada pergesekan. Pasalnya, apabila terjadi pergesekan bagus rantai ataupun penutupnya akan pesat rusak. Malah dalam kasus tertentu rantai dapat putus. Jikalau hal itu terjadi, karenanya bukan saja membikin Anda semestinya berprofesi ekstra memberi nasihat sepeda motor untuk mencari bengkel melainkan berbahaya.

Baca juga : Anti karat

Karena, di dikala Anda menggeber sepeda motor di kecepatan tinggi dan di tengah jalan tiba-tiba rantai putus. Anda bahkan kehilangan kendali kepada sepeda motor. Kecuali itu amati apakah posisi rantai sudah pantas dengan sprocket. Observasi pula apakah keadaan gigi gir masih cukup baik. Jikalau ujungnya sudah banyak yang patah atau tumpul sebaiknya diganti. Melainkan itu demi keamanan dan rantai tak ikut serta pesat rusak.

4. Melumasi rantai

Sejatinya pabrikan sudah merancang, sepanjang usia pengaplikasian rantai tak perlu pelumasan. Sebab, sebab unsur-unsur lingkungan seperti cipratan air hujan, kotoran dari lumpur atau debu yang berpotensi menyebabkan bagian ini rusak. “Sebab itulah, rantai perlu pelumasan secara khusus bagi sepeda motor yang tak menerapkan penutup rantai,” ujar Topan. Cuma, selama ini orang salah kira dalam memberi pelumasan. Meski orang melumasinya dengan menerapkan oli bekas, khususnya oli mesin. Walaupun, dengan keadaan rantai tanpa tutup karenanya cairan oli akan menyiprat ke mana-mana dikala motor dilaksanakan.

Pada dikala hujan, oli hal yang demikian juga akan bercampur dengan air hujan yang bersifat asam. Sehingga, kecakapan oli untuk melumasi juga berkurang. “Walaupun, dalam keadaan normal efektivitas oli untuk melumasi rantai tak lebih dari seminggu. Sebab itu pakai grease atau gemuk untuk melumasi rantai,” ucap Topan.

5. Sistem pelumasan

Metode orang memberikan grease cuma mengoleskan krem kental itu pada rantai sepeda motor. Sejatinya, metode itu tak salah tapi kurang tepat sasaran sebab kurang merata dan gemuk tak bendung lama. Topan memberikan resep khusus untuk membikin grease atau gemuk itu benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya awet. Ada tiga langkah yang semestinya dijalankan:

a. Rebus grease

Langkah pertama , rebuslah grease dengan menerapkan sedikit air sebagai katalisator. Didihkan gemuk hal yang demikian sampai temperatur 100 derajat Celsius, yakni dikala air benar-benar mendidih dan rebus sampai air benar-benar sirna atau menguap. Sistem ini bertujuan supaya gemuk atau pelumas itu dapat benar-benar cair sehingga cakap lewat celah atau lubang yang betul-betul kecil. Setelah, pelumas ini benar-benar melumasi semua komponen rantai sampai komponen-komponen yang susah dijangkau sekali bahkan.

b. Rendam rantai di cairan gemuk

Sesudah gemuk atau grease benar-benar mencair dan temperatur belum benar-benar dingin atau masih hangat, langsung rendam rantai ke cairan itu. Lakukan metode ini sampai cairan gemuk hal yang demikian mulai membeku kembali.

c. Pasang kembali sesudah benar-benar kering dan dingin

Pasang kembali rantai sesudah gemuk benar-benar menggumpal, dan temperatur sudah dingin. Sesudah itu pasang kembali rantai ke sprocket.

Itulah tip simpel metode gampang dan murah merawat rantai motor. Semoga berkhasiat.

 

 

Terkait : Pelumas anti karat