Fakta Perumahan Mewah di Atap Mal Jakarta

Uniknya bermacam-macam fasilitas ini berlokasi di atas Mal Thamrin City, Jakarta Sentra. Foto hal yang demikian diunggah oleh akun dengan keterangan “Good morning Jakarta.

Ragam mana lah diorang terfikir nak develop taman perumahan atas bangunan?”. Hasil penyelidikan menampakkan, deretan rumah mewah itu bernama Cosmo Park. Cosmo Park adalah komponen dari rumit apartemen The Jakarta Residence yang berada di atas sentra perbelanjaan Thamrin City.

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum  berkaitan eksistensi perumahan mewah di atas Thamrin City yang menghebohkan warganet.

Dibangun di Atas Lahan Bekas Bengkel Lahan di atas sentra perbelanjaan Thamrin City yang sekarang menjadi deretan rumah-rumah mewah ternyata sempat menjadi lahan yang kumuh dan dekil. Assistant Vice President Marketing PT Agung Podomoro Land Zaldy Wihardja mengatakan, lahan itu dulunya adalah sentra penyedia jasa perbengkelan. “Itu waktu kami ngembangin itu dahulu di atas itu pertamanya mal daerah bengkel kayak di proyek Senen, ya dekil begitulah,” kata Zaldy.

Zaldy menuturkan, pihaknya kemudian terinsipirasi menyulap daerah hal yang demikian. Alasannya, daerah perbengkelan itu membikin suasana di atas sentra perbelanjaan Thamrin City menonjol dekil. “Kami berdaya upaya di situ kan ada apartemen di depannya, wah kayanya enggak pantas. Nanti kesannya juga mal itu jadi awut-awutan gitu loh,” kata Zaldy.

Dua Alasan Pengembang Bangun Rumah di Atas Thamrin City PT Agung Podomoro Land selaku pengembang memiliki dua buah alasan membangun komplek deretan rumah mewah bernama Cosmo Park di atas sentra perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Sentra.

Zaldy mengatakan, Cosmo Park dibangun untuk menyediakan keperluan warga yang berharap memiliki rumah di sentra kota dengan harga miring. “Dapat segera masukin kendaraan beroda empat ke garasi dua kendaraan beroda empat, terus mereka dapat berkebun, mereka dapat berjemur. Jadi kayak rumah, untuk mereka yang mengidamkan rumah namun kan harganya miring banget,” kata Zaldy.

Zaldy menuturkan, harga sebidang tanah di sentra kota biasanya dapat menempuh ratusan juta Rupiah per meter persegi. Melainkan, harga itu dapat ditekan lantaran rumah-rumah di Cosmo Park itu dibangun di atas sentra perbelanjaan.

Alasan selanjutnya, kata Zaldy, banyak pemilik apartemen yang mengharapkan apartemen lebih luas. Berdasarkan Zaldy, ketika itu belum ada apartemen kelas menengah-atas yang seluaa apartemen-apartemen kelas mewah. ” menengah ke atas sedikit itu lazimnya luasnya dari 30 meter persegi hingga 100 meter persegi mentok. Nah itu zona itu sempit bila berdasarkan orang yang buah hatinya tiga. makanya kita buat untuk mereka yang pingin zona lebih luas kayak rumah,” ujar Zaldy.