Pulau Komodo Selalu Membuat Para Turis Mancanegara Sumringah

Para turis ini, kata kata Kepala Balai Nasional Komodo Liveaboard Iriyono, berasal dari 104 negara dari lima benua. Negara-negara itu antara lain Amerika Serikat, Prancis, Italia, Inggris, Jepang, dan Australia.

“Kalau infrastruktur kita baik, jumlah mereka yang datang dapat jauh lebih banyak lagi,” kata Sustyo, minggu lalu.

Banyak alasan kenapa para turis berharap mengunjungi peninggalan terakhir zaman purbakala ini. “Pulau Komodo seperti itu eksotis dengan rangkaian pulau-pulau kecil di sekelilingnya,” kata Linda Clayton, seorang turis dari Amerika Serikat.

Sejauh yang ia tahu, kata Linda, tidak ada taman nasional liar dengan binatang buas dan peninggalan zaman purbakala seperti Komodo ini ada di daerah lain. Dia mengaku telah pelesiran ke bermacam-macam daerah liar di sebagian negara, melainkan di Pulau Komodo Linda menemukan sesuatu yang berbeda.

“Makanya kami pilih Labuan Bajo dan Pulau Komodo sebagai daerah bulan madu kami,” kata Linda sambil menyampaikan suaminya.

Untuk hingga ke Pulau Komodo, Linda mengaku gembira sebab via deretan pulau-pulau cantik dan laut yang indah. Dia bersama suami dapat berenang, snorkling, dan menyelam di antara laut-laut di pulau-pulau itu.

Ada pantai yang pasirnya berwarna pink di Pulau Komodo. Banyak orang dari Amerika, terang Linda, berharap datang ke sini, mengamati eksotisme dan romantisme Pulau Komodo. Mereka penasaran berharap mengamati segera keajaiban dunia yang hidup di sini.

“Berada di pantai dengan pasir berwarna pink terang betul-betul berarti buat kita,” kata Linda sambil tersenyum ke arah suaminya.

Dia bahkan berbangga memamerkan estetika Komodo terhadap sahabat-sahabatnya di Amerika. Linda yakin sahabat-sahabatnya itu makin penasaran dengan pulau ini beserta alamnya.

Pulau Komodo berlokasi di Nusa Tenggara Timur, di kota Labuan Bajo, Flores. Dari Labuan Bajo diperlukan waktu 1,5 jam untuk menempuh Pualau Komodo dengan mengaplikasikan boat. Dengan perahu lazim btuh 3 jam perjalanan.