Kemenperin Apresiasi Performa Industri Pompa Air Nasional

Pompa Air

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada performa industri pompa air nasional yang menghasilkan Indonesia sebagai basis produksi untuk memenuhi keperluan pasar dalam negeri dan ekspor. Kecuali itu, industri ini juga kapabel mengasah tingkat bagian lokal dengan menggandeng industri kecil dan menengah (IKM) dalam negeri.

“Performa hal yang demikian sudah diciptakan oleh PT. Panasonic Manufacturing Indonesia yang berperan serta dalam membangun dan mengoptimalkan produk pompa air,” kata Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat pada Perayaan Pencapaian Produksi 25 Juta Set Pompa Air.

Semenjak beroperasi tahun 1988, industri elektronika rumah tangga yang terletak di Jl. Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur ini menjadi satu-satunya pabrik pompa air Panasonic di dunia. Dengan capaian kapasitas produksinya yang menembus 25 juta set, Syarif mengakui, perusahaan ini ikut serta berkontribusi pada kehidupan masyarakat Indonesia demi keperluan infrastuktur penyaluran air. – Mesin Las

”PT. Panasonic Manufacturing Indonesia, salah satu produsen pompa air di Indonesia yang sukses menjawab keperluan masyarakat kita akan pemenuhan air bersih dan sehat,” ujarnya.

“Karenanya itu, kami juga senantiasa mengimbau terhadap industri-industri lain untuk terus menambah tingkat bagian lokal untuk produk-produknya, sehingga industri bagian dalam negeri terus tumbuh dan kian memperkuat struktur industri nasional,” paparnya.

Dengan capaian performa hal yang demikian, kata Syarif, menampakkan janji yang kuat dari PT. Panasonic Manufacturing Indonesia atas kepercayaannya kepada Indonesia sebagai negara opsi ideal untuk berinvestasi. “Upaya penumbuhan industri nasional tak bisa berjalan jikalau cuma dikerjakan oleh pemerintah saja, melainkan juga perlu dukungan dari pelaku usaha,” tegasnya.

Sektor prioritas

Pada kans yang sama, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Achmad Rodjih Almanshoer mengatakan, industri elektronika nasional yaitu salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya dan menjadi basis industri manufaktur serta diberi bimbingan untuk meningkatkan tenaga saing di pasar dalam negeri ataupun global. Selain ini menurut dalam Kebijakan Pengembangan Industri Nasional.

”Untuk menempuh sasaran hal yang demikian, Pemerintah akan berusaha sekuat energi mewujudkan iklim usaha yang kondusif guna mendorong berkembangnya industri elektronika dan komponennya,” ujar Rodjih. Upaya strategis yang sudah dikerjakan seperti pengembangan kebijakan biaya dan perpajakan, serta pengamanan pasar dalam negeri melewati pengaplikasian standardisasi bagi produk-produk elektronika bagus yang berhubungan dengan keselamatan, unjuk kerja ataupun standar penandaan.

 

Baca Juga : Harga Bor Bosch